Skip to main content

OBAT KORUPSI

http://www.balebengong.net
Korupsi di Indonesia memang sudah mendarah daging, mulai dari kalangan pejabat, sampai rakyat kecil tidak ada yang luput dari korupsi. Di televisi banyak berita menyiarkan tentang pejabat yang di tangkap karena melakukan korupsi, di sekitar kita banyak kita jumpai aparat hukum yang mau di bayar untuk tidak menegakkan hukum, orang yang ingin melamar pekerjaan untuk mendapatkan uang harus mengeluarkan uang terlebih dahulu agar diterima bekerja, pegawai yang memperbesar laporan belanja dengan alasan ongkos lelah, padahal dia sudah di gaji untuk mengerjakannya,dan masih banyak lagi praktik korupsi yang terjadi mulai dari hal kecil sampai yang besar.

Negeri yang begitu kaya dengan sumberdaya alam, tidak bisa lepas dari hutang luar negeri, sungguh sangat ironi, potensi besar tapi salah pemanfaatan.Banyak penyalahgunaan kekuasaan untuk tujuan perorangan atau kelompok tertentu, memperkaya diri tidak menghiraukan orang lain. Negara yang dikenal dengan keramah tamahan penduduknya dan sikap gotong royong ternyata hanya label untuk menutupi kejelekan yang sebenarnya, sehingga praktek korupsi semakin banyak terjadi.

Pemerintahan Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono ini dinilai banyak ditemukan tindak korupsi, bahkan partai yang didirikannya pun tak lepas dari kasus korupsi, jika dilihat dari sisi kuantitas memang banyak sekali kasus korupsi yang terungkap jika dibanding tahun-tahun sebelumnya, bisa jadi ini juga merupakan sebuah prestasi, karena praktek korupsi sudah ada sejak lama tetapi dibiarkan saja dan tidak ada tindakan hukum kepada pelakunya.Sedang di pemerintahan SBY sudah berhasil untuk memunculkan realita bahwa sebenarnya praktek korupsi sudah sedemikian parah meskipun masih jauh dari harapan terciptanya negara yang benar-benar bersih dari korupsi.

Di dunia kedokteran dijumpai penyakit yang parah tapi tidak diketahui oleh penderitanya, seperti itu penyakit korupsi yang di derita bangsa ini, pelaku korupsi tidak menyadari bahwa dia sedang melakukan tindak korupsi. Sosialisasi  media masa sangat mendukung usaha-usaha untuk menyembuhkan penyakit kronis ini. Sosialisasi tentang penyebab, gejala, dan akibat dari penyakit korupsi harus menyeluruh dan terus menerus dilakukan, karena penyakit yang sudah akut membutuhkan terapi dan memakan waktu yang lama.

Semoga bangsa ini dapat segera berbenah dan melakukan perbaikan secara menyeluruh, merombak total kebiasaan lama yang sudah menjadi budaya salah kaprah, budaya yang salah tapi dianggap benar karena sudah menjadi kebiasaan. ya semoga seratus tahun lagi, anak cucu kita sudah bisa menikmati kehidupan yang lebih baik dan jauh dari penyakit korupsi. semoga...

Popular posts from this blog

Bagaimana Hukum Puasa Untuk Hajat Tertentu?

Puasa (ash-shaum) dalam Islam adalah suatu ibadah dalam rangka mendekatkan diri pada Allah SWT dengan cara menahan diri dari makan, minum, bersetubuh dan hal-hal lain yang membatalkannya, mulai dari terbit fajar sampai terbenam matahari.

BAGAIMANA HUKUM MANDI BESAR DENGAN AIR HANGAT?

Ada beberapa hal yang menyebabkan umat Islam diwajibkan mandi besar (biasa disebut mandi junub atau mandi jinaabat), yaitu: keluar mani, bertemunya (masuknya meski sedikit) kemaluan pria-wanita walau tidak keluar mani, tuntasnya darah dari haid atau nifas, masuk Islamnya orang non-muslim, dan matinya muslim-muslimah kecuali mati syahid. Hal ini didasarkan pada makna firman Allah SWT: ”...Dan apabila kalian junub, maka mandilah...” (al-Maa-idah 6), dan banyak hadis shahih, antara lain sabda Rasulullah SAW tentang orang Islam yang meninggal dunia: ”Mandikanlah ia dengan air dan bidara, serta kafanilah dengan dua helai kain” (HR al-Bukhariy dan Muslim dari Ibnu Abbas), juga sabda beliau berkaitan dengan non-muslim yang masuk Islam, yakni ketika Qais bin ’Ashim menyatakan masuk Islam, maka Rasulullah SAW menyuruhnya mandi dengan air dan bidara (HR Muslim, Abu Dawud, at-Turmudziy dan an-Nasaa-iy).

Hukum Badal dan Hadiah Pahala Umrah

Di antara persoalan yang sering muncul dalam perbincangan terkait dengan ibadah umrah adalah ”bolehkah seseorang mengumrahkan orang lain, atau melaksanakan ibadah umrah atas nama orang lain, yang kemudian lebih dikenal sebagai badal umrah”.